Senandika | Jinggaku -->

Senandika | Jinggaku

, Oktober 01, 2021

 

Fakta Unik Warna-warni Pelangi - Bobo

Ilustrasi: Bobo-Grid.ID.



Oleh: Adilia Hadiyanti Kusuma


Senja hadir di tengah–tengah sepi yang kurasakan. Sarayu tak henti-hentinya menggugurkan dedaunan. Hujan lagi-lagi datang membasahi pohon-pohon. Tetesan hujan deras memenuhi air di laut. Aku merindukan cahaya pelangi yang menemani ku saat senja. Wahai pelangi, muncullah!! ucap batinku.

 

Aku merasakan cahaya itu muncul di tengah-tengah senja. Cahaya yang begitu membuatku terpesona akan kehadirannya. Keindahan cahaya itulah yang membuatku senang bila melihatnya. Nabastala pun mengiringi kehadiran cahaya pelangi itu. Aku merasakan suasana indah saat cahaya pelangi datang. Aksaku memang tidak bisa dibohongi. Kehadirannya muncul setelah hujan enyah. Aku menatap dari jendela bentuk dan rupa pelangi sangatlah dahayu.

 

Aksaku tak pernah lelah memandang ke atas 'tuk menyaksikan kehadiran cahaya yang amat indah. Hatiku pun harsa ketika cahaya tersebut ada di tengah–tengah. Aku sangat bahagia ditemani oleh keindahan 'tuk menghabiskan waktu senja. Ia hadir menambah keindahan mega. Aku melihat cahaya yang teramat anggun nan mempesona. Sudah menjadi kebiasaan tersendiri bagiku untuk menikmati cahaya pelangi itu hingga pergi 'tuk meninggalkan awan.

 

Sejak kecil, aku mengagumi bentuk pelangi yang setengah melingkar. Cahaya pelangi pemberian Sang Pemilik buana. Beragam sektrum warna saling berdampingan. Aku hanya bisa terdiam sambil melihat cahaya pelangi yang amat indah. Aku hanya bisa meminta kepada Sang Kuasa agar bisa dipertemukan lagi dengan cahaya pelangi. Kehadiranmu selalu kunantikan setelah gerimis melanda dan aku juga takkan bisa menghentikan kepergian cahaya mempesona ini. 

 

Gresik, 01 Oktober 2021 

TerPopuler

close